1Di sudut kecil nan ceria di kota London, tepat di antara toko bunga dan kotak pos merah, berdiri toko roti paling manis yang pernah kamu lihat. Papan di atas pintunya bertuliskan 'Kitty & Mimmy's Bakes,' dicat warna merah muda dan kuning, dengan pita kecil di setiap huruf. Hello Kitty mengenakan celemek putih bersih di pinggangnya, dan saudari kembarnya, Mimmy, melakukan hal yang sama — hanya pita Mimmy berwarna kuning, dan pita Kitty berwarna merah, supaya semua orang bisa membedakan mereka. Mereka mengelap jendela sampai berkilau dan menaruh vas berisi bunga daffodil di atas meja, karena musim semi akhirnya tiba di London.
2Suatu pagi yang cerah, sebuah selebaran melayang masuk ke kotak surat toko roti. Kitty mengambilnya dan membacanya keras-keras. 'Festival Musim Semi London akan berlangsung Sabtu ini! Bawalah hasil panggangan terbaikmu untuk dibagikan ke seluruh lingkungan.' Mata Kitty membelalak cerah. 'Mimmy,' katanya, 'bagaimana kalau kita membuat pai apel terbesar dan terenak yang pernah ada di London!' Mimmy bertepuk tangan girang. 'Oh iya! Dan kita akan membagikan setiap potongnya!'
3Mereka membuka buku resep terbesar dan menemukan resep berjudul 'Pai Apel Agung.' Daftar bahannya sangat-sangat panjang. 'Kita butuh dua belas keranjang apel,' kata Kitty. 'Dan gula, mentega, kayu manis, serta kulit pai terbaik di seluruh Inggris,' tambah Mimmy. Mereka menulis daftar belanja bersama, saling bergantian memegang pensil, lalu berangkat ke pagi cerah di London.
4Di pasar mereka bertemu sahabat baik mereka, My Melody, yang sedang memilih stroberi di kios bergaris merah. 'Pai apel untuk festival?' tanya My Melody, melompat kecil. 'Bolehkah aku membantu? Aku jago mengupas buah!' Kitty tersenyum lebar. 'Tentu, kami sangat senang!' Maka My Melody membawa keranjangnya dan mengikuti mereka kembali ke toko roti, bersenandung pelan sepanjang jalan.
5Kembali di 'Kitty & Mimmy's Bakes,' para sahabat mengenakan celemek dan mulai bekerja. My Melody mengupas apel panjang sampai melingkar, sementara Kitty dan Mimmy menakar tepung ke dalam mangkuk keramik besar. 'Satu cangkir, dua, tiga,' Kitty menghitung dengan saksama. Dapur harum kayu hangat dan udara segar, dan cahaya matahari sore mewarnai segalanya menjadi keemasan.
6Kemudian bel toko roti berdering lagi. Masuklah Pompompurin, mengenakan baret kesayangannya dan membawa sebuah toples madu emas. 'Aku dengar kalian membuat sesuatu yang besar,' katanya sambil tersenyum. 'Madu membuat pai apel jadi lebih istimewa.'
7'Ide yang indah!' kata Mimmy. 'Terima kasih, Pompompurin!' Ia meletakkan madu di atas meja dengan anggukan bangga, lalu menggulung lengan bajunya untuk membantu mengaduk adonan kulit pai.
8Adonan perlu diuleni — ditekan, dilipat, ditekan lagi. Pompompurin menekan. Kitty melipat. Mimmy menekan dengan kedua cakarnya. Adonan menjadi halus dan lembut, dan semua tertawa ketika sedikit tepung terciprat mengenai pita Mimmy dan membuatnya berwarna putih. 'Sekarang kita sama!' kata Kitty, dan mereka terkikik hingga perutnya sakit.
9Berikutnya giliran apel. My Melody sudah mengupas satu gunungan apel, merah muda dan cerah. Kitty mengiris, Mimmy mengaduk irisan apel dengan kayu manis, gula, sedikit air lemon, dan madu emas dari Pompompurin. Harumnya begitu lezat sampai seekor burung robin di jendela memiringkan kepalanya dan menetap untuk mendengarkan.
10Tiba-tiba terdengar ketukan di pintu. Ternyata itu Cinnamoroll, anjing kecil putih bermata biru besar, membawa seikat daun thyme segar dari kebunnya. 'Untuk di atas pai,' katanya pelan. 'Nenekku selalu bilang, rempah-rempah bikin pai terasa seperti di rumah.' Semua setuju itu benar sekali. Cinnamoroll menata daun-daun kecil dengan hati-hati, membuat dapur terasa semakin hangat dan nyaman.
11Dengan hati-hati Kitty melapisi loyang pai besar dengan kulit pai, menekannya ke tiap sudut. Mimmy menuang semua isian apel — lapis demi lapis keemasan — hingga penuh seperti bukit kecil. Cinnamoroll meletakkan kulit pai di atasnya. Bersama-sama, kelima sahabat itu menjepit tepinya, menekan dengan jari satu per satu sepanjang pinggiran. Memang butuh waktu lama, dan semua harus sangat teliti.
12Kitty memotong lima hati kecil di bagian atas kulit pai supaya uap bisa keluar, satu hati untuk setiap sahabat.
